/
Berita
/

Berita

Perkuat Kompetensi Praktis, Mahasiswa Magister Kimia UNTAN Bedah Analisis Logam di BSPJI Pontianak

Teori di bangku perkuliahan dinilai belum cukup tanpa adanya sentuhan pengalaman langsung di lapangan. Menyadari hal tersebut, Program Studi Magister Kimia FMIPA Universitas Tanjungpura (UNTAN) memboyong mahasiswanya untuk menggelar praktikum Teknik Laboratorium langsung di Balai Standardisasi dan Pelayanan Jasa Industri (BSPJI) Pontianak pada Senin (27/4).

Bukan sekadar kunjungan biasa, praktikum ini difokuskan pada penguatan kompetensi teknis mahasiswa, khususnya dalam mengoperasikan instrumen canggih Atomic Absorption Spectrophotometer (AAS). Alat ini merupakan pilar penting dalam mendeteksi dan menganalisis kandungan logam di dalam sampel lingkungan.

Sebanyak empat mahasiswa S2 Kimia Angkatan 2025 terjun langsung membawa berbagai sampel air yang berbeda. Di bawah bimbingan para ahli, mereka melewati seluruh tahapan krusial dalam dunia laboratorium profesional—mulai dari proses preparasi yang menuntut ketelitian tinggi, pengukuran presisi, hingga seni menginterpretasikan data hasil analisis.

Dipilihnya BSPJI Pontianak sebagai mitra tentu bukan tanpa alasan. Sebagai laboratorium yang telah mengantongi akreditasi resmi dari Komite Akreditasi Nasional (KAN), BSPJI menyuguhkan standar mutu tertinggi. Bagi para mahasiswa magister, ini adalah kesempatan emas untuk merasakan langsung atmosfer kerja laboratorium profesional berskala industri.

Melalui kegiatan ini, para calon magister kimia ini diharapkan tidak hanya tajam secara teoretis, tetapi juga tangguh dalam keterampilan teknis dan ketelitian analisis. Pengalaman nyata ini menjadi modal berharga bagi mereka untuk menerapkan metode instrumen canggih ini, baik di ranah riset akademis maupun dalam menjawab tantangan di dunia industri masa depan.